Banyak Band Indonesia Jadi Follower
suarasurabaya.net| Industri musik Indonesia memang terus tumbuh. Namun pertumbuhan industri musiknya tidak diiringi dengan band-band yang punya inovasi sendiri.
Bahkan banyak yang cuma jadi follower atau mengekor saja, tanpa berkreativitas sendiri. Ini dikatakan IMAN vokalis sekaligus gitaris J-Rocks saat bertemu dengan penggemarnya di Surabaya, Kamis (01/04).
Dia berharap sudah tidak saatnya lagi, band-band baru yang mau masuk ke industri musik cuma jadi follower. “Harus ada inovasi untuk masuk di industri musik, sehingga mereka punya track sendiri,”ujarnya.
Posisi J-Rocks sendiri, ungkap IMAN, ingin bisa menggaet semua segmen penikmat musik Indonesia. Artinya, dalam musik yang dimainkan, ada unsure rap, rock, blues dan pop. Dengan demikian, penggemar semakin melebar.
J-Rocks yang merambah industri musik sejak 2003 dengan personil SONY (gitar), WIMA (bass), dan ANTON (drum) semakin berkiprah sejak ”Meraih Mimpi” dijadikan ikon oleh sebuah operator telekomunikasi. Bahkan J-Rocks menjadi ikon dari satu diantara produk operator tersebut.
Menanggapi soal mimpi yang belum diraih setelah J-Rocks mengukir sejarah sebagai band Indonesia pertama yang rekaman di studio legendaris Abbey Road, di Inggris, 2008, IMAN mengatakan memang masih banyak mimpi yang diwujudkan. Diantaranya, bisa berkolaborasi dengan musisi luar negeri.
”Menjadi ikon produk operator telekomunikasi juga impian yang sudah terwujud. Melalui ”Meraih Mimpi” diharapkan menjadi tangga menuju kesuksesan lainnya, bisa memotivasi anak muda lainnya yang ingin meraih sukses seperti J-Rocks,”papar IMAN.
Di Surabaya, J-Rocks tampil di Lapangan Arhanud Sidoarjo dalam konser bertajuk “Meraih Mimpi Bersama IM3”. Aliran band ini adalah Japanese pop/rock. Nama J-rocks sempat menjadi pembicaraan hangat di kalangan pecinta musik Jepang di Indonesia karena nama ini seakan mewakili genre Japanese Rock. (tin)
Kamis, 22 April 2010
Sabtu, 17 April 2010
Tampil di Bar, J-Rocks Lebih Santai
Sabtu, 17 April 2010 | 11:58 WIB
SURABAYA – Tampil indoor dalam ruangan berkonsep bar tidak mengurangi nyawa J-Rocks dalam membawakan lagu-lagu beraliran rock. Grup band asal Jakarta ini tetap memuaskan penggemarnya ketika tampil dalam grand launching The TV Bar di Hotel Bumi Surabaya, Jumat (16/4) malam.
Total sepuluh lagu dibawakan J-Rocks di hadapan penggemarnya. Semuanya diambil dari album mereka sendiri. Termasuk beberapa lagu untuk album ketiga yang saat ini masih digarap.
Single terbaru Madu dan Racun tak ketinggalan ikut dinyanyikan untuk memuaskan J-Rockstar, fans klub J-Rocks. Mereka terlihat hanyut menikmati lagu yang dibawakan Iwan dkk di tengah dance floor The TV Bar.
Penampilan J-Rocks kali ini memang sedikit berbeda dengan sejumlah penampilan di Surabaya sebelumnya. Dengan warna musik beraliran rock, J-Rocks lebih sering tampil heboh di hadapan penggemarnya. Namun di The TV Bar semalam, penampilan J-Rocks terlihat lebih santai.
Lagu-lagu yang dibawakan juga tidak “sekeras” seperti biasanya. Meski tetap membawakan lagu sendiri, musik yang disuguhkan lebih slow. Tapi tetap tidak menghilangkan warna musik asli grup band yang diawaki empat personel tersebut.
Kedekatan J-Rocks dengan audiens juga lebih terasa. Bahkan pengunjung maupun fans yang hadir bisa request langsung lagu yang diinginkan. “Kalau ada yang ingin request lagu, silakan saja,” kata vokalis sekaligus gitaris J-Rocks, Iman Taufik.
Iman mengatakan, penampilan kali ini memang sedikit berbeda. Warna musik rock yang menjadi aliran J-Rocks tetap ada. Namun musik yang dimainkan sedikit disesuaikan dengan konsep retro yang diusung The TV Bar. “Karena itu, kami mainnya lebih slow tapi masih tetap asyik dan memuaskan J-Rockstar,” kata Iman.
Penampilan J-Rocks menjadi puncak acara grand launching The TV Bar. Dengan tema Green Carpet, acara diawali dengan penampilan home band, Apokayan Band. Seluruh pengunjung kemudian dihibur melalui performa DJ Rizky Urban Spin. Uniknya, tamu-tamu yang hadir disambut dua motor Harley Davidson di pintu masuk.
Sabtu, 17 April 2010 | 11:58 WIB
SURABAYA – Tampil indoor dalam ruangan berkonsep bar tidak mengurangi nyawa J-Rocks dalam membawakan lagu-lagu beraliran rock. Grup band asal Jakarta ini tetap memuaskan penggemarnya ketika tampil dalam grand launching The TV Bar di Hotel Bumi Surabaya, Jumat (16/4) malam.
Total sepuluh lagu dibawakan J-Rocks di hadapan penggemarnya. Semuanya diambil dari album mereka sendiri. Termasuk beberapa lagu untuk album ketiga yang saat ini masih digarap.
Single terbaru Madu dan Racun tak ketinggalan ikut dinyanyikan untuk memuaskan J-Rockstar, fans klub J-Rocks. Mereka terlihat hanyut menikmati lagu yang dibawakan Iwan dkk di tengah dance floor The TV Bar.
Penampilan J-Rocks kali ini memang sedikit berbeda dengan sejumlah penampilan di Surabaya sebelumnya. Dengan warna musik beraliran rock, J-Rocks lebih sering tampil heboh di hadapan penggemarnya. Namun di The TV Bar semalam, penampilan J-Rocks terlihat lebih santai.
Lagu-lagu yang dibawakan juga tidak “sekeras” seperti biasanya. Meski tetap membawakan lagu sendiri, musik yang disuguhkan lebih slow. Tapi tetap tidak menghilangkan warna musik asli grup band yang diawaki empat personel tersebut.
Kedekatan J-Rocks dengan audiens juga lebih terasa. Bahkan pengunjung maupun fans yang hadir bisa request langsung lagu yang diinginkan. “Kalau ada yang ingin request lagu, silakan saja,” kata vokalis sekaligus gitaris J-Rocks, Iman Taufik.
Iman mengatakan, penampilan kali ini memang sedikit berbeda. Warna musik rock yang menjadi aliran J-Rocks tetap ada. Namun musik yang dimainkan sedikit disesuaikan dengan konsep retro yang diusung The TV Bar. “Karena itu, kami mainnya lebih slow tapi masih tetap asyik dan memuaskan J-Rockstar,” kata Iman.
Penampilan J-Rocks menjadi puncak acara grand launching The TV Bar. Dengan tema Green Carpet, acara diawali dengan penampilan home band, Apokayan Band. Seluruh pengunjung kemudian dihibur melalui performa DJ Rizky Urban Spin. Uniknya, tamu-tamu yang hadir disambut dua motor Harley Davidson di pintu masuk.
Jumat, 12 Februari 2010
J-Rocks Ajak Fans Bergaya Rapih dan Wangi
J-Rocks (yla/hot)
Jakarta - Sejak awal kemunculannya, J-Rocks tak pernah berpenampilan biasa saja. Kini mereka menularkan pada penggemarnya untuk bergaya rapih dan wangi.
Bukan J-Rocks namanya jika tak mengikuti tren. Seringkali mereka pentas dengan busana yang unik dan menarik. Tak hanya sekali mereka juga memodifikasi busananya dengan ciri khas Indonesia seperti batik. Hal tersebut ternyata mempengaruhi penontonnya.
"Kayak 2008 di Jogja itu kita manggung pakai batik, mereka jadi pakai batik juga," ujar Iman, sang vokalis, ditemui di studio Penta, Jakarta Barat, Senin (8/2/2010).
Ternyata gaya mereka itu banyak ditiru para J-Rocks Star (panggilan untuk fans mereka.red). Jelas hal tersebut membuat pelantun hits 'Ceria' itu makin semangat untuk tampil gaya.
"Kita mau penonton kita, yang lihat kita jadi wangi-wangi dan rapih juga. Nggak rusuh tapi stylish," jelas Iman.
J-Rocks (yla/hot)
Jakarta - Sejak awal kemunculannya, J-Rocks tak pernah berpenampilan biasa saja. Kini mereka menularkan pada penggemarnya untuk bergaya rapih dan wangi.
Bukan J-Rocks namanya jika tak mengikuti tren. Seringkali mereka pentas dengan busana yang unik dan menarik. Tak hanya sekali mereka juga memodifikasi busananya dengan ciri khas Indonesia seperti batik. Hal tersebut ternyata mempengaruhi penontonnya.
"Kayak 2008 di Jogja itu kita manggung pakai batik, mereka jadi pakai batik juga," ujar Iman, sang vokalis, ditemui di studio Penta, Jakarta Barat, Senin (8/2/2010).
Ternyata gaya mereka itu banyak ditiru para J-Rocks Star (panggilan untuk fans mereka.red). Jelas hal tersebut membuat pelantun hits 'Ceria' itu makin semangat untuk tampil gaya.
"Kita mau penonton kita, yang lihat kita jadi wangi-wangi dan rapih juga. Nggak rusuh tapi stylish," jelas Iman.
Rabu, 10 Februari 2010
Antisipasi Narkoba, Personel J-Rocks Tinggal Serumah
Senin, 8 Februari 2010 - 18:10 wib
text TEXT SIZE :
Share
Elang Riki Yanuar - Okezone
(foto: go spot)
JAKARTA- Grup band J-Rocks punya tips untuk menghindari personel mereka dari narkoba. Salah satunya, mereka tinggal di satu rumah, agar mereka bisa saling menjaga.
“Untuk mengantisipasinya kita dulu tinggal satu rumah. Jadi bisia saling jaga kalau ada yang berbuat macam-macam,” kata Iman, vokalis J-Rocks saat ditemui wartawan di Studio Penta, Jakarta, Senin (8/2/2010).
Kecuali, lanjut Iman, bagi personal mereka yang sudah punya keluarga sendiri, sehingga tidak bisa serumah lagi setiap hari. “Kita saling mengingatkan, jangan sampai dengan hal-hal kecil kita jadi hancur. Karena band ini dibangun dengan sudah dan gak gampang,” jelasnya.
Mengenai sanksi, Iman melanjutkan, siapapun personel J-Rocks yang terlibat kasus narkoba, maka dia harus menanggungnya sendiri. “Salah diapain, sudah pada gede ini. Itu tanggung sendiri saja,” katanya.
Senin, 8 Februari 2010 - 18:10 wib
text TEXT SIZE :
Share
Elang Riki Yanuar - Okezone
(foto: go spot)
JAKARTA- Grup band J-Rocks punya tips untuk menghindari personel mereka dari narkoba. Salah satunya, mereka tinggal di satu rumah, agar mereka bisa saling menjaga.
“Untuk mengantisipasinya kita dulu tinggal satu rumah. Jadi bisia saling jaga kalau ada yang berbuat macam-macam,” kata Iman, vokalis J-Rocks saat ditemui wartawan di Studio Penta, Jakarta, Senin (8/2/2010).
Kecuali, lanjut Iman, bagi personal mereka yang sudah punya keluarga sendiri, sehingga tidak bisa serumah lagi setiap hari. “Kita saling mengingatkan, jangan sampai dengan hal-hal kecil kita jadi hancur. Karena band ini dibangun dengan sudah dan gak gampang,” jelasnya.
Mengenai sanksi, Iman melanjutkan, siapapun personel J-Rocks yang terlibat kasus narkoba, maka dia harus menanggungnya sendiri. “Salah diapain, sudah pada gede ini. Itu tanggung sendiri saja,” katanya.
Antisipasi Narkoba, Personel J-Rocks Tinggal Serumah
Senin, 8 Februari 2010 - 18:10 wib
text TEXT SIZE :
Share
Elang Riki Yanuar - Okezone
(foto: go spot)
JAKARTA- Grup band J-Rocks punya tips untuk menghindari personel mereka dari narkoba. Salah satunya, mereka tinggal di satu rumah, agar mereka bisa saling menjaga.
“Untuk mengantisipasinya kita dulu tinggal satu rumah. Jadi bisia saling jaga kalau ada yang berbuat macam-macam,” kata Iman, vokalis J-Rocks saat ditemui wartawan di Studio Penta, Jakarta, Senin (8/2/2010).
Kecuali, lanjut Iman, bagi personal mereka yang sudah punya keluarga sendiri, sehingga tidak bisa serumah lagi setiap hari. “Kita saling mengingatkan, jangan sampai dengan hal-hal kecil kita jadi hancur. Karena band ini dibangun dengan sudah dan gak gampang,” jelasnya.
Mengenai sanksi, Iman melanjutkan, siapapun personel J-Rocks yang terlibat kasus narkoba, maka dia harus menanggungnya sendiri. “Salah diapain, sudah pada gede ini. Itu tanggung sendiri saja,” katanya.
Senin, 8 Februari 2010 - 18:10 wib
text TEXT SIZE :
Share
Elang Riki Yanuar - Okezone
(foto: go spot)
JAKARTA- Grup band J-Rocks punya tips untuk menghindari personel mereka dari narkoba. Salah satunya, mereka tinggal di satu rumah, agar mereka bisa saling menjaga.
“Untuk mengantisipasinya kita dulu tinggal satu rumah. Jadi bisia saling jaga kalau ada yang berbuat macam-macam,” kata Iman, vokalis J-Rocks saat ditemui wartawan di Studio Penta, Jakarta, Senin (8/2/2010).
Kecuali, lanjut Iman, bagi personal mereka yang sudah punya keluarga sendiri, sehingga tidak bisa serumah lagi setiap hari. “Kita saling mengingatkan, jangan sampai dengan hal-hal kecil kita jadi hancur. Karena band ini dibangun dengan sudah dan gak gampang,” jelasnya.
Mengenai sanksi, Iman melanjutkan, siapapun personel J-Rocks yang terlibat kasus narkoba, maka dia harus menanggungnya sendiri. “Salah diapain, sudah pada gede ini. Itu tanggung sendiri saja,” katanya.
Iman 'J-Rock': Kita Harus Bikin Bangunan Tahan Gempa
Sabtu, 3 Oktober 2009 - 10:41 wib
text TEXT SIZE :
Share
Elang Riki Yanuar - Okezone
(foto: go spot)
JAKARTA - Gempa Padang, Sumatera Barat yang menimbulkan banyak korban menyita perhatian musisi seperti grup band J-Rocks. Sang vokalis Iman Taufik Rahman berharap ke depan Indonesia bisa membangun bangunan tahan gempa.
"Kita sepertinya harus belajar bagaimana membuat bangunan yang tahan gempa seperti di Jepang," kata Iman saat ditemui di Hotel Crown, Jumat (2/10/2009).
Drummer J-Rocks, Anton mengaku sempat kaget mendengar kabar mengenai gempa tersebut yang saat ini sudah menelan ratusan jiwa. "Kita tentunya ikut berduka," ujarnya.
Bahkan, sambung Iman. Dia juga memiliki teman di lokasi gempa yang sampai saat ini belum diketahui kabarnya.
"Kita sedih kenapa korban gempa banyak banget. Semoga pemerintah bisa bergerak cepat dan segera mengevakuasi korban," paparnya.
Dia juga berharap dengan seringnya gempa terjadi di Indonesia, masyarakat akan lebih waspada. "Kita memang harus saling bantu semuanya," pungkasnya.
Sabtu, 3 Oktober 2009 - 10:41 wib
text TEXT SIZE :
Share
Elang Riki Yanuar - Okezone
(foto: go spot)
JAKARTA - Gempa Padang, Sumatera Barat yang menimbulkan banyak korban menyita perhatian musisi seperti grup band J-Rocks. Sang vokalis Iman Taufik Rahman berharap ke depan Indonesia bisa membangun bangunan tahan gempa.
"Kita sepertinya harus belajar bagaimana membuat bangunan yang tahan gempa seperti di Jepang," kata Iman saat ditemui di Hotel Crown, Jumat (2/10/2009).
Drummer J-Rocks, Anton mengaku sempat kaget mendengar kabar mengenai gempa tersebut yang saat ini sudah menelan ratusan jiwa. "Kita tentunya ikut berduka," ujarnya.
Bahkan, sambung Iman. Dia juga memiliki teman di lokasi gempa yang sampai saat ini belum diketahui kabarnya.
"Kita sedih kenapa korban gempa banyak banget. Semoga pemerintah bisa bergerak cepat dan segera mengevakuasi korban," paparnya.
Dia juga berharap dengan seringnya gempa terjadi di Indonesia, masyarakat akan lebih waspada. "Kita memang harus saling bantu semuanya," pungkasnya.
J-Rocks Nyanyikan 'Madu & Racun' Versi Disko
Rabu, 20 Januari 2010 - 10:40 wib
text TEXT SIZE :
Share
Elang Riki Yanuar - Okezone
J-Rocks (Foto:Johan Sompotan/okezone)
JAKARTA - J-Rocks akan merilis single terbaru yang dicomot dari lagu lawas berjudul Bingung (Madu dan Racun). Jika versi lama bergenre reggae, J-Rocks melakukan inovasi dengan musik disko.
"Kita buat versi disko. Kalau zaman dulu kan agak reggae. Jadi aransemennya agak beda," tutur vokalis J-Rocks, Iman, ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (19/1/2010).
Single tersebut bakal menjembatani J-Rocksmenuju penggarapan album berikutnya. Single yang beken di era-70an itu juga akan disertakan di album kompilasi 40 tahun Aquarius.
"Lagu ini masuk di album kompilasi 40 tahun Aquarius bersama penyanyi lain. Ada Once juga dan beberapa artis lain yang menyanyikan lagu-lagu jadul (zaman dulu)," jelasnya.
Dalam mengaransemen ulang lagu yang dipopulerkan Bill & Brod itu, J-Rocks tak menemui kesulitan berarti. Bahkan, lagu tersebut telah selesai digarap sejak pertengahan tahun lalu.
"Aku sudah dengar lagunya dari dulu. Jadi tinggal naikkan soul dan memberikan unsur modern ala J-Rocks. Kita juga dibantu Pay dan DJ Romi. Pas kita dengar hasilnya, kita sampai lupa sama lagu aslinya," serunya. (ang)
Rabu, 20 Januari 2010 - 10:40 wib
text TEXT SIZE :
Share
Elang Riki Yanuar - Okezone
J-Rocks (Foto:Johan Sompotan/okezone)
JAKARTA - J-Rocks akan merilis single terbaru yang dicomot dari lagu lawas berjudul Bingung (Madu dan Racun). Jika versi lama bergenre reggae, J-Rocks melakukan inovasi dengan musik disko.
"Kita buat versi disko. Kalau zaman dulu kan agak reggae. Jadi aransemennya agak beda," tutur vokalis J-Rocks, Iman, ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (19/1/2010).
Single tersebut bakal menjembatani J-Rocksmenuju penggarapan album berikutnya. Single yang beken di era-70an itu juga akan disertakan di album kompilasi 40 tahun Aquarius.
"Lagu ini masuk di album kompilasi 40 tahun Aquarius bersama penyanyi lain. Ada Once juga dan beberapa artis lain yang menyanyikan lagu-lagu jadul (zaman dulu)," jelasnya.
Dalam mengaransemen ulang lagu yang dipopulerkan Bill & Brod itu, J-Rocks tak menemui kesulitan berarti. Bahkan, lagu tersebut telah selesai digarap sejak pertengahan tahun lalu.
"Aku sudah dengar lagunya dari dulu. Jadi tinggal naikkan soul dan memberikan unsur modern ala J-Rocks. Kita juga dibantu Pay dan DJ Romi. Pas kita dengar hasilnya, kita sampai lupa sama lagu aslinya," serunya. (ang)
Sabtu, 30 Januari 2010
Sejarah J-Rocks
Sejenak Tentang Sejarah J-Rocks
Iman adalah leader dari band ini jauh sebelum ada J-Rocks, dia pernah gabung bareng Funky Kopral (sekarang Funkop) di tahun 2001 sebagai gitaris additional tetap, dan saat di Funky Kopral Iman ketemu ama Sony yang kala itu ikutan audisi gitaris yang diadakan Funky Kopral dan ajak punya ajak Sony diajakin Iman buat bikin band aliran Jepangan, sebelumnya Iman telah bareng ma Wima yang emang mereka dah ngeband sedari SMA, dan gayung bersambut Sony pun mau gabung dengan bonus temennya Anton sebagai penggebuk drum set, karena nyari tukang nyanyi gak dapet-dapet maka ya udah lah Iman saja yang tukang nyanyi, maka jadilah sebuah band bernama J-Rockstar pada sekitaran tahun 2003.
Aksi J-Rockstar pun berlanjut dengan iseng-iseng ikotan kontes musik Nescafe, dan malah jadi juwaranya, Good Job Dude!!! gak cuman itu saja Aquarius Musikindo tertarik sama mereka dan mengontrak mereka tuk bikin album akhirnya band ini kemudian dikenal dengan nama J-Rocks saja, dan album pertama mereka “Topeng Sahabat” cukup sukses di pasaran dengan hit seperti “Lepaskan Diriku”, “Ceria”, dan “Berharap kau Kembali”. Aliran seperti mereka belum ada kala itu, berarti dengan kemunculan mereka lebih memperkaya khasanah musik Indonesia, wah jadi trendsetter neh.
Tentang album kedua J-Rocks “Spirit”
Album kedua mereka baru saja lansir bertajuk “Spirit”, makin menegaskan bahwa bandini gak cuman numpang lewat saja, simak saja lagu “Kau Curi Lagi”, lagu ini dimainkan duet bareng Prisa, seorang cewek pendatang baru yang sebentar lagi punya album sendiri, kemudian “Cobalah Kau Mengerti” yang cukup catchy dan easy Listening banget ngepop lagi, atau “Juwita Hati” nah kalau ini lebih ngagetin karena berirama Jazz Blues, tapi yang paling bikin ngeh” adalah lagu “Tersesal”, dalam lagu ini olahan vokalnya berat banget, naik turun dengan suara Falsetto panjang dengan vibrasi di ujung nada, khas lagu Jepang dan Iman sepertinya berhasil membawakannya dengan sangat bagus, dan yang paling unik musiknya beraransemen Rock Opera, dan kebayang kan rumitnya, sederet lagu tadi mengartikan bahwa band ini memang memiliki kemampuan yang lebar, baik dalam beraliran, skill musikalitas maupun komersialitas, well bagi kalian yang belon punya albumnya langsung saja beli gak bakal rugi deh, tapi ingat jangan yang bajakan!!!
Tentang musik Jepang
Iman adalah seorang pecandu Jepang yang parah, jauh sebelum J-Rocks lahir, atau sejak SMP dia sudah punya konsep ngeband aliran Jepang, dan gak cuman itu saja lagu-lagu di album 1 dan 2 J-Rocks ternyata ada yang sudah diciptakannya di bangku SMP, maksa banget neh bocah?
Menurut Iman musik Jepang tidak seperti apa yang orang pandang selama ini dia melihat musik Jepang adalah sesuatu yang sangat luas dimana banyak genre musik tercampur aduk di Jepang sono, dan hanya terpisahkan oleh soal bahasa saja selebihnya musik Jepang adalah sesuatu yang universal bukan yang itu-itu saja (macem Laruku, X-Japan, Ayumi ), makanya di album J-Rocks nuansanya gado-gado gak cuman sempit satu macem musik saja, bener juga lo Man.
Tentang musik J-Rocks kedepan
Pada album Spirit, lagu-lagunya lebih soft daripada yang pertama disamping mungkin market lebih mudah menerima yang beginian, Iman ngaku kalo itu semua karena “lagi pengen” saja dan mungkin buat album ke 3 kelak J-Rocks bisa saja kembali ngerock abis atau bahkan ganti musik ajeb-ajeb geleng-geleng,tapi yang pasti apapun itu kesemuanya harus berasal dari semangat bermusik yang jujur. Yah kita tunggu saja Fren!!!
Sejenak Tentang Sejarah J-Rocks
Iman adalah leader dari band ini jauh sebelum ada J-Rocks, dia pernah gabung bareng Funky Kopral (sekarang Funkop) di tahun 2001 sebagai gitaris additional tetap, dan saat di Funky Kopral Iman ketemu ama Sony yang kala itu ikutan audisi gitaris yang diadakan Funky Kopral dan ajak punya ajak Sony diajakin Iman buat bikin band aliran Jepangan, sebelumnya Iman telah bareng ma Wima yang emang mereka dah ngeband sedari SMA, dan gayung bersambut Sony pun mau gabung dengan bonus temennya Anton sebagai penggebuk drum set, karena nyari tukang nyanyi gak dapet-dapet maka ya udah lah Iman saja yang tukang nyanyi, maka jadilah sebuah band bernama J-Rockstar pada sekitaran tahun 2003.
Aksi J-Rockstar pun berlanjut dengan iseng-iseng ikotan kontes musik Nescafe, dan malah jadi juwaranya, Good Job Dude!!! gak cuman itu saja Aquarius Musikindo tertarik sama mereka dan mengontrak mereka tuk bikin album akhirnya band ini kemudian dikenal dengan nama J-Rocks saja, dan album pertama mereka “Topeng Sahabat” cukup sukses di pasaran dengan hit seperti “Lepaskan Diriku”, “Ceria”, dan “Berharap kau Kembali”. Aliran seperti mereka belum ada kala itu, berarti dengan kemunculan mereka lebih memperkaya khasanah musik Indonesia, wah jadi trendsetter neh.
Tentang album kedua J-Rocks “Spirit”
Album kedua mereka baru saja lansir bertajuk “Spirit”, makin menegaskan bahwa bandini gak cuman numpang lewat saja, simak saja lagu “Kau Curi Lagi”, lagu ini dimainkan duet bareng Prisa, seorang cewek pendatang baru yang sebentar lagi punya album sendiri, kemudian “Cobalah Kau Mengerti” yang cukup catchy dan easy Listening banget ngepop lagi, atau “Juwita Hati” nah kalau ini lebih ngagetin karena berirama Jazz Blues, tapi yang paling bikin ngeh” adalah lagu “Tersesal”, dalam lagu ini olahan vokalnya berat banget, naik turun dengan suara Falsetto panjang dengan vibrasi di ujung nada, khas lagu Jepang dan Iman sepertinya berhasil membawakannya dengan sangat bagus, dan yang paling unik musiknya beraransemen Rock Opera, dan kebayang kan rumitnya, sederet lagu tadi mengartikan bahwa band ini memang memiliki kemampuan yang lebar, baik dalam beraliran, skill musikalitas maupun komersialitas, well bagi kalian yang belon punya albumnya langsung saja beli gak bakal rugi deh, tapi ingat jangan yang bajakan!!!
Tentang musik Jepang
Iman adalah seorang pecandu Jepang yang parah, jauh sebelum J-Rocks lahir, atau sejak SMP dia sudah punya konsep ngeband aliran Jepang, dan gak cuman itu saja lagu-lagu di album 1 dan 2 J-Rocks ternyata ada yang sudah diciptakannya di bangku SMP, maksa banget neh bocah?
Menurut Iman musik Jepang tidak seperti apa yang orang pandang selama ini dia melihat musik Jepang adalah sesuatu yang sangat luas dimana banyak genre musik tercampur aduk di Jepang sono, dan hanya terpisahkan oleh soal bahasa saja selebihnya musik Jepang adalah sesuatu yang universal bukan yang itu-itu saja (macem Laruku, X-Japan, Ayumi ), makanya di album J-Rocks nuansanya gado-gado gak cuman sempit satu macem musik saja, bener juga lo Man.
Tentang musik J-Rocks kedepan
Pada album Spirit, lagu-lagunya lebih soft daripada yang pertama disamping mungkin market lebih mudah menerima yang beginian, Iman ngaku kalo itu semua karena “lagi pengen” saja dan mungkin buat album ke 3 kelak J-Rocks bisa saja kembali ngerock abis atau bahkan ganti musik ajeb-ajeb geleng-geleng,tapi yang pasti apapun itu kesemuanya harus berasal dari semangat bermusik yang jujur. Yah kita tunggu saja Fren!!!
Jumat, 29 Januari 2010
J-Rocks akan merilis single terbaru yang dicomot dari lagu lawas berjudul Bingung (Madu dan Racun). Jika versi lama bergenre reggae, J-Rocks melakukan inovasi dengan musik disko.
"Kita buat versi disko. Kalau zaman dulu kan agak reggae. Jadi aransemennya agak beda," tutur vokalis J-Rocks, Iman, ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (19/1/2010).
Single tersebut bakal menjembatani J-Rocksmenuju penggarapan album berikutnya. Single yang beken di era-70an itu juga akan disertakan di album kompilasi 40 tahun Aquarius.
"Lagu ini masuk di album kompilasi 40 tahun Aquarius bersama penyanyi lain. Ada Once juga dan beberapa artis lain yang menyanyikan lagu-lagu jadul (zaman dulu)," jelasnya.
Dalam mengaransemen ulang lagu yang dipopulerkan Bill & Brod itu, J-Rocks tak menemui kesulitan berarti. Bahkan, lagu tersebut telah selesai digarap sejak pertengahan tahun lalu.
"Aku sudah dengar lagunya dari dulu. Jadi tinggal naikkan soul dan memberikan unsur modern ala J-Rocks. Kita juga dibantu Pay dan DJ Romi. Pas kita dengar hasilnya, kita sampai lupa sama lagu aslinya,"
J-Rocks akan merilis single terbaru yang dicomot dari lagu lawas berjudul Bingung (Madu dan Racun). Jika versi lama bergenre reggae, J-Rocks melakukan inovasi dengan musik disko.
"Kita buat versi disko. Kalau zaman dulu kan agak reggae. Jadi aransemennya agak beda," tutur vokalis J-Rocks, Iman, ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (19/1/2010).
Single tersebut bakal menjembatani J-Rocksmenuju penggarapan album berikutnya. Single yang beken di era-70an itu juga akan disertakan di album kompilasi 40 tahun Aquarius.
"Lagu ini masuk di album kompilasi 40 tahun Aquarius bersama penyanyi lain. Ada Once juga dan beberapa artis lain yang menyanyikan lagu-lagu jadul (zaman dulu)," jelasnya.
Dalam mengaransemen ulang lagu yang dipopulerkan Bill & Brod itu, J-Rocks tak menemui kesulitan berarti. Bahkan, lagu tersebut telah selesai digarap sejak pertengahan tahun lalu.
"Aku sudah dengar lagunya dari dulu. Jadi tinggal naikkan soul dan memberikan unsur modern ala J-Rocks. Kita juga dibantu Pay dan DJ Romi. Pas kita dengar hasilnya, kita sampai lupa sama lagu aslinya,"
"Kita buat versi disko. Kalau zaman dulu kan agak reggae. Jadi aransemennya agak beda," tutur vokalis J-Rocks, Iman, ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (19/1/2010).
Single tersebut bakal menjembatani J-Rocksmenuju penggarapan album berikutnya. Single yang beken di era-70an itu juga akan disertakan di album kompilasi 40 tahun Aquarius.
"Lagu ini masuk di album kompilasi 40 tahun Aquarius bersama penyanyi lain. Ada Once juga dan beberapa artis lain yang menyanyikan lagu-lagu jadul (zaman dulu)," jelasnya.
Dalam mengaransemen ulang lagu yang dipopulerkan Bill & Brod itu, J-Rocks tak menemui kesulitan berarti. Bahkan, lagu tersebut telah selesai digarap sejak pertengahan tahun lalu.
"Aku sudah dengar lagunya dari dulu. Jadi tinggal naikkan soul dan memberikan unsur modern ala J-Rocks. Kita juga dibantu Pay dan DJ Romi. Pas kita dengar hasilnya, kita sampai lupa sama lagu aslinya,"
J-Rocks akan merilis single terbaru yang dicomot dari lagu lawas berjudul Bingung (Madu dan Racun). Jika versi lama bergenre reggae, J-Rocks melakukan inovasi dengan musik disko.
"Kita buat versi disko. Kalau zaman dulu kan agak reggae. Jadi aransemennya agak beda," tutur vokalis J-Rocks, Iman, ditemui di Studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (19/1/2010).
Single tersebut bakal menjembatani J-Rocksmenuju penggarapan album berikutnya. Single yang beken di era-70an itu juga akan disertakan di album kompilasi 40 tahun Aquarius.
"Lagu ini masuk di album kompilasi 40 tahun Aquarius bersama penyanyi lain. Ada Once juga dan beberapa artis lain yang menyanyikan lagu-lagu jadul (zaman dulu)," jelasnya.
Dalam mengaransemen ulang lagu yang dipopulerkan Bill & Brod itu, J-Rocks tak menemui kesulitan berarti. Bahkan, lagu tersebut telah selesai digarap sejak pertengahan tahun lalu.
"Aku sudah dengar lagunya dari dulu. Jadi tinggal naikkan soul dan memberikan unsur modern ala J-Rocks. Kita juga dibantu Pay dan DJ Romi. Pas kita dengar hasilnya, kita sampai lupa sama lagu aslinya,"
Lirik lagu J Rocks Meraih Mimpi
Meraih Mimpi
mari berlari meraih mimpi
menggapai langit yang tinggi
jalani hari dengan berani
tegaskan suara hati
kuatkan diri dan janganlah kau ragu
tak kan ada yang hentikan langkahmu
Reff : ya..ya..kita kan terus berlari
ya..ya..tak kan berhenti di sini
ya..ya..larilah meraih mimpi
ya..ya..hingga nafas tlah berhenti
ku akan bertahan
hadapi rintangan
perlahan-lahan dan menang
jalani hari dengan berani
tegaskan suara hati
kuatkan diri dan janganlah kau ragu
tak kan ada yang hentikan langkahmu
tak ada yang tak mungkin’
bila kita yakin
pastilah engkau dapati
Langganan:
Komentar (Atom)
